Tempurung Kura-Kura

Di suatu hutan, ada seekor kura-kura yang sedang memerhatikan burung-burung terbang. Ia berharap ada seekor burung yang membawanya terbang untuk melihat keindahan hutan dari atas. Namun, ia merasa hal itu tidak mungkin ada seekor burung yang mampu membawanya. Mungkin karena ia merasa berat dengan tempurungnya.
Lalu ada seekor angsa yang datang dan membantu untuk mewujudkan keinginannya dapat terbang dan melihat alam yang indah dari atas. Namun si angsa memiliki satu syarat! Saat kura-kura berada di atas, jangan pernah berbicara pada nya atau siapapun dan kura-kura pun setuju. Ia pun akhirnya bisa terbang dengan menggigit ranting dibawa si angsa. Ia pun merasa bahagia melihat keindahan hutan dari atas.
Namun, saking takjubnya si kura-kura pun lupa dengan syarat yang diberikan angsa. Ia mengatakan kata “wah”, sehingga ia terjatuh dengan keras di bebatuan. Beruntung, ia selamat berkat tempurung yang di miliki, namun karena jatuh di batu tempurungnya menjadi bercorak seperti sekarang.
Nah, pesan moral mengenai janji harus ditepati dan kita harus tetap berhati-hati untuk melakukan apapun.



